Wabup Mentawai Buka Event Contest Surfing, Kadis Pariwisata Minta Peselancar Lokal Diberi Kesempatan Ikut Serta
![]() |
| Wabup Mentawai Buka Event Contest Surfing, Kadis Pariwisata Minta Peselancar Lokal Diberi Kesempatan Ikut Serta |
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Aban Barnabas, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar meski sebelumnya sempat diguyur hujan.
Aban Barnabas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, mulai dari unsur perbankan seperti Bank Nagari, BNI, BRI, BPR, organisasi olahraga, organisasi kepemudaan, media, juri, hingga panitia pelaksana.
Menurutnya, event ini diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari peselancar laki-laki dan perempuan asal Mentawai. Dari ajang tersebut nantinya akan dipilih empat peselancar pria dan empat peselancar wanita untuk mendapatkan kesempatan tampil di ajang internasional QS6000 Mentawai Pro 2026.
“Kita meminta agar peselancar lokal diberikan kesempatan ikut bertanding di kompetisi internasional melalui wildcard atau tiket khusus. Mereka nantinya akan bersaing langsung dengan para peselancar profesional dunia,” katanya.
Ia menegaskan, Mentawai menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang akan menggelar kompetisi surfing internasional kategori Qualification Series (QS) 6000 pada tahun 2026.
“Dari tiga daerah yang merencanakan menggelar QS6000, hanya Mentawai yang bertahan. Nias Pro dan Krui Pro tahun ini tidak bisa terlaksana. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tantangan besar bagi kita,” ungkapnya.
Aban menyebutkan, kehadiran para peselancar profesional dunia nantinya akan menjadi momentum besar untuk memperkenalkan Mentawai di kancah internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain pertandingan surfing, event tersebut juga diramaikan dengan live music, bazar UMKM, hingga atraksi tato yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif lokal.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa event Bupati Cup ini menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026, khususnya untuk cabang olahraga selancar.
“Kegiatan ini menjadi ajang awal untuk mempersiapkan Porprov Sumbar 2026, di mana Mentawai menjadi tuan rumah bersama untuk cabang olahraga selancar,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Aban Barnabas mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan mengingatkan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas.
“Empat peselancar pria dan empat peselancar wanita terbaik akan mendapatkan tiket menuju kontes internasional QS6000 Mentawai Pro 2026. Bertandinglah dengan sportif dan tunjukkan kemampuan terbaik,” tutupnya. [ DM ]



.jpeg)


