Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Pengenalan Dini kanker dan tumor pada masyarakat Mentawai

Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Pengenalan Dini kanker dan tumor  pada masyarakat Mentawai 

diskominfo.mentawaikab.go.id | Tuapejat - Dalam rangka mengantisipasi kenaikan angka penderita dan meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap kanker di provinsi Sumatera Barat, Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) mengadakan sosialisasi kesehatan tentang kanker dan tumor sosialisasi yang dilaksanakan disekolah dan  dirumah  ibadah, salah satunya di  Gereja  Protestan Di Mentawai (GKPM) Pniel Minggu (11/1/2026)


Yollanda salah seorang narasumber ang dihadirkan pihak YSKI menyebutkan, tujuan digelarnya sosialisasi untuk memberikan informasi kepada masyarakat sedini mungkin, secara langsung tentang pengertian kanker dan mengenali secara dini gejala kanker prostat rahim dan payudara, serta memberikan informasi tentang cara sehat dan hemat untuk menghindari kanker.


Menurutnya, berdasarkan data dari Global Burden of Cancer yang dirilis dari kesehatan dunia(WHO) menyebutkan bahwa jumlah kematian kasus dan kematian akibat kanker di dunia dari tahun 2018 sebesar 18,1 juta kasus dan 9,6 juta kematian di tahun tersebut.



Sementara itu pada tahun 2020 di indonesia terdapat 396.914 kasus baru kanker 234.511 kematian akibat kanker yang tersebar hampir seluruh provinsi di Indonesia termasuk provinsi Sumatera Barat akibat kanker. 


" ini diperkirakan akan terus meningkat hingga lebih dari 13,1 juta pada tahun 2030 jika tidak segera diantisipasi mulai dari sekarang," ujar Yollanda.


Ditambahkannya, tentang penggunaan magicom dengan memanaskan nasi lebih 24 jam nasi yang berubah warna kekuningan tidak baik bagi kesehatan.


"adanya oknum yang tidak bertanggung jawab menjual makanan yang mengandung pengawet seperti formalin dan boraks yang dicampur pada bahan makanan, seperti mie instan, bakso, ini kalau untuk jajanan anak-anak dengan makanan yang berwarna warni tentu menarik, sehingga anak-anak tertarik , tapi jika dikonsumsi berlebihan dapat mengakibatkan kanker darah" Pungkasnya (Kris)

advertise


 

advertise
Sasaraina TV Youtube Channel